27. Coklat Panas

1310 Kata

TERJERAT CINTA MAS DUDA 27 "Maaf saya telat." Hadyan berbisik lembut sembari memeluk Khalisa erat. Kecupan bertubi-tubi dia labuhkan pada ubun-ubun kekasih hatinya itu, sebagai ungkapan syukur tidak terjadi sesuatu yang buruk. "Seharusnya saya datang lebih awal," ucapnya menyesali diri, "kamu enggak apa-apa 'kan?" Khalisa hanya bisa menanggapi dengan menggeleng. Dia belum bisa mengeluarkan suara pasca dikunci Radit dalam mobil tertutup, masih merasa syok dan ingin menumpahkan segalanya di d**a Hadyan. Hanya dalam dekapan laki-laki itu saat ini hatinya merasa tenteram dan terlindungi. "Sudah. Tenang. Semua sudah berakhir dan baik-baik saja. Ada saya di sini. Saya akan selalu menjaga kamu." Hadyan terus memeluk Khalisa erat. Seolah ingin meleburkan istrinya itu ke dalam dirinya agar tida

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN