"Kalian semua, ke ruangan kepsek sekarang juga!" Seorang Guru perempuan berambut cepak dan terlihat marah menghampiri Carmila, Aidan dan keempat sahabatnya yang sedang duduk di kantin. "Baik, Bu Guru duluan saja, nanti kita menyusul," jawab Aidan santai, tanpa merasa terintimidasi sedikit pun. "Kamu...!" Guru itu menunjuk wajah Aidan dengan telunjuknya, terlihat semakin marah dengan sikap kurang ajar Aidan. Aidan yang sejak tadi masih merangkul Carmila, bangkit berdiri dan mendekati sang guru dengan ekspresi dingin di wajahnya. "Saya paling gak suka ditunjuk-tunjuk, saya bilang saya nanti nyusul ke sana, cewek saya sedang ketakutan, biar tenang dulu!" Aidan menepis jari telunjuk sang Guru yang menunjuk wajahnya. Beberapa guru menghampiri mereka. Seorang guru wanita berjilbab menarik g

