Darius berada di kantornya sedang mengikuti rapat bersama karyawannya. Ia memperhatikan grafik kepuasan pelanggan yang menggunakan jasa keamanan perusahaannya. Hampir semua keamanan yang ada di pusat berbelanjaan, bank - bank, pejabat, pengusaha, perusahaan - perusahaan besar mau pun menengah memakai Sicurezza Company. Tapi, ponselnya tiba - tiba berdering membuatnya jadi pusat perhatian. "Maaf aku lupa silent ponselku," ujar Darius tak enak pada karyawannya dan menolak panggilan tersebut. Ponselnya bergetar. Ia jadi penasaran siapa yang menghubunginya. Nama Istriku tertera di layar ponselnya membuat Darius harus keluar dari ruang rapat. "Hallo sayang," sapa Darius. "Mas bisa pulang sebentar aku mau bicara serius dan sangat - sangat penting." "Yaa ampun istriku ini, baru aja di

