Darius memegang gagang pintu dengan jantungnya yang berdebar - debar. Berharap istrinya berada di sana. Darius membuka pintunya. Ponsel Darius berdering, ia melepaskan gagang pintu dan mengangkat telepon. "Hallo Bill," sapa Darius. "Tuan, mobil Nyonya Anetta ditemukan," ucap Bill. "Di mana? Aku segera ke sana." Darius langsung memutuskan komunikasi mereka dan secepat mungkin menuju lokasi yang di sebutkan Bill. Anetta, Jisoo, dan Mark menarik napas dengan lega. Akhirnya Darius pergi dari paviliun. "Untunglah Tuan dari Darius ga jadi masuk," ujar Jisso. "Iya, tapi kasihan Darius pasti pusing mencariku." Anetta tak tega menatap Darius yang pergi menjauh dari rumah mertuanya. Mark memperhatikan Anetta, ia yakin menantunya tersebut sudah memahami keadaan Darius. "Tenanglah, D

