"Honey please jangan diem gini dong!" Rayu Deanova sembari membelai bahu Aira yang sedang memunggunginya. Aira masih bergeming dengan berpura-pura tidur. Jelas saja Aira marah dan cemburu saat mendapati pesan w******p dari seorang perempuan di ponsel suaminya. Pikiran negatif mulai bersarang di otaknya kala mengingat betapa selama ini ia terlalu tak acuh dengan urusan pribadi sang suami dan sibuk dengan urusannya sendiri. Bisa juga kan Deanova tergoda wanita di luaran sana yang lebih seksi, cantik, dan muda darinya. Aira sendiri menyaksikan bagaimana magnet Deanova terhadap para wanita saat mereka menjemput buah hati mereka di sekolah. Padahal jelas-jelas Deanova bersama istri sahnya. Tak mendapatkan respon dari wanita yang dicintainya Deanova segera beringsut ke dalam selimut lalu mera

