Part 27

845 Kata

Elisa tak kunjung bangun, membuat Shura memilih membawanya kerumah sakit. Saat sampai dirumah sakit terdekat Shura seperti orang kesetanan memanggil suster, tak lama kemudian suster pun datang membawa ranjang pesakitan dan menggiringnya ke UGD dengan Shura yang senantiasa mengikuti di samping gadis itu, saat Shura ingin ikut masuk suster itu menyuruhnya menunggu diluar. Shura meremas rambut depannya dengan frustasi, "semoga Lo gapapa dek." gumamnya menatap khawatir pada pintu UGD yang tertutup Sementara itu dirumah sakit lain, seorang dokter tengah sibuk memeriksa pasiennya, keringat dingin membasahi wajahnya, pistol ditodongkan tepat di pelipisnya. "Lakukan yang terbaik! Jangan sampai ada kesalahan kalau tidak nyawamu jadi taruhannya." ucap seorang pria berwajah sangar kepada dokter i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN