"Beneran malam ini mama tidak perlu menemani?" Ayya yang sudah rebahan di ranjangnya mengangguk. "Kalau ada apa-apa panggil mama ya, mama kebawah. Selamat tidur dan jangan lupa baca do'a." setelah mengatakan itu Arinka berlalu meninggalkan kamar Ayya, membiarkan Ayya tidur sendirian malam ini. Setelah Arinka menutup pintu kamarnya, Ayya segera mengeluarkan ponselnya yang sejak tadi ia sembunyikan dibalik selimut tebalnya. Sebenarnya sejak tadi sebelum mamanya kemari, Ayya sudah telponan dengan Zam tapi karena mamanya tiba-tiba datang Ayya segera mematikan sambungan teleponnya. "Padahalkan kedekatanku dengan kak Zam sudah diketahui banyak orang, terus kenapa aku harus takut ketahuan telponan dengannya ya?" heran Ayya pada dirinya sendiri, ia mencari kontak Zam didalam ponselnya. "Ha

