"Aku punya orang cuek. Kerjaannya cuman kerja, tiap hari cuman kerja itulah pekerjaannya." seseorang yang duduk di meja kerjanya menghentikan kegiatannya, menatap perempuan yang baru saja masuk. "Kamu nyindir aku, Ay?" Ayya menatap Zam heran, "loh? kak Zam ngerasa? Kan tadi itu cuman nyanyi aja. Aku engga tau kalau kak Zam ternyata mudah baper padahal kita udah kenal lama, waktu memang bukan penentu segalanya." dimeja kerjanya Zam mendengus kesal, ia tau Ayya memang menyindirnya. "Kalau aku engga kesini ya kita engga bakal ketemu, terkahir ketemu pas kemarin kak Zam antar aku kerumah Oma. Yang penting itu kerjaannya kak Zam atau aku sih?" "Dua-duanya." Ayya membalasnya dengan gumaman tidak jelas mengedarkan pandangannya menatap ruangan Zam yang masih sama tidak ada perubahan sama s

