Sebuah Tekad Tak Terucap

2009 Kata

  Part 24 : Sebuah Tekad Tak Terucap   Happy Reading ^_^   ***   Laura keluar dari asramanya lengkap dengan seragam dan almamaternya. Dia mengeratkan almamaternya karena udara dingin langsung menyeruak. Saat matanya menatap lurus ke depan, dia tercengang karena melihat sosok Daniel menunggu beberapa meter di depan sana. Itu cowok ngapain di sini sih? Batin Laura dengan gemas. Dia terlalu malu karena sudah menangis di pelukan cowok itu sampai rasanya ingin pindah ke Mars saja. Tapi sepertinya perasaan itu tidak dirasakan oleh Daniel karena cowok tengil itu malah menemuinya pagi-pagi seperti ini.   “Clara! Lo ngapain berhenti di tengah jalan kayak gini.... aaahhhh!!”   Laura memejamkan matanya sebentar saat mendengar teriakan lebay Viony yang khas. Berisik banget sih! Gerutu Laura dala

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN