Tell The Truth

1277 Kata

Jam menunjukkan pukul tujuh malam, dan Eva baru saja menyelesaikan makan malamnya. Dia tentu tak sendirian di sana, karena ada Iris. Ya, sejak kembali ke Jakarta, setiap hari Iris selalu pulang ke rumah Eva. Untuk sekarang, mereka merasa lebih bebas karena tak ada Dewa. "Jadi, kamu dan Dewa sepakat untuk bercerai?" Iris bertanya. Dia mengambil semua piring kotor dan menaruhnya di wastafel. "Iya. Aku sedang mengumpulkan berkas yang dibutuhkan. Aku lupa menaruh buku nikah kami di mana," jawab Eva. Iris tertawa pelan mendengar itu. "Saking tidak pentingnya kah sampai kamu lupa?" tanya Iris. Eva mengangkat kedua bahunya. "Sepertinya begitu," jawabnya. Iris terkekeh pelan mendengar itu. "Kalau begitu, berarti keluargamu harus diberitahu dong." Iris berkata. Dia dan Eva lalu berjalan beriri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN