Bab 232

3169 Kata

Setelah akhirnya Clara benar-benar menginjak tanah datar di area basecamp dan melihat deretan mobil yang terparkir, napasnya perlahan mulai kembali normal. Kakinya masih lemas, wajahnya masih pucat, dan setiap hembusan angin membuat tubuhnya menggigil. Alvano tetap memegang tangannya seolah enggan melepaskan, seperti takut Clara akan jatuh sekali lagi kalau ia mengurangi pegangan sedikit saja. Alvano menatap Clara dengan cemas. "Kita sudah sampai, Clara. Kamu aman sekarang." Clara menunduk sambil memeluk dirinya sendiri. "Aku beneran hampir jatuh, Van... Aku beneran takut. Sampai nggak bisa napas tadi." Alvano menghentikan langkahnya dan langsung memutar tubuh, menghadap Clara penuh perhatian. Ia meraih kedua bahu Clara dengan lembut. "Aku tahu. Kamu bikin aku hampir jantungan. Seriu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN