Bab 213

1952 Kata

Alvano sudah tertawa begitu lepas ketika berhasil menangkap dua boneka sekaligus dari mesin capit. Clara berdiri di sampingnya sambil menutup mulut karena menahan tawa. Cahaya warna-warni dari permainan di Timezone memantul di wajah mereka, membuat suasana terasa semakin ceria. Musik permainan dari segala arah bercampur dengan suara anak-anak yang berlarian, namun di tengah keramaian itu, Clara dan Alvano seperti berada dalam ruang mereka sendiri. Clara memeluk boneka kecil yang diberikan Alvano sebelumnya. Gadis itu memandang Alvano yang sibuk menantang dirinya sendiri di mesin basket. Alvano tampak antusias dan sama sekali tidak sadar bahwa ponselnya di saku celana sudah berdering berkali-kali sejak lima menit tadi. Clara sebenarnya sudah memperhatikan getaran ponsel itu sejak lama, nam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN