"Rania!! maafkan keluarga tante karena telah mengecewakanmu." Nyonya Atmaja mendekati Rania, wanita itu bahkan duduk di samping Rania sambil melihat ke arah atas altar. "Tante tidak bersalah, Jadi untuk apa minta maaf?." Rania segera menjawab, mimik wajahnya terlihat santai dan tidak ada beban. Nyonya Atmaja sempat menoleh menatapnya, memindai wajah Rania yang terlihat dewasa. "Tante senang melihat perubahan kamu, lebih dewasa dan bisa mengontrol emosi. Kamu sama seperti ibumu, sejujurnya tante sangat ingin kamu menjadi menantu keluarga Atmaja. Tapi Rendy telah berubah menjadi pria yang b***t, tante telah gagal mendidiknya sebagai seorang ibu." Nyonya Atmaja kembali berbicara sambil mengelus lembut lengan Rania, helaan nafasnya terdengar berat, seakan ada sesuatu yang sangat disesalin

