Dua Puluh Sembilan

1213 Kata

"Apa yang kau lakukan? Untuk apa kamu masuk kedalam kamarku?." Nyonya Atmaja melotot ke arah Diana. Dia sungguh tidak suka melihat menantunya itu. Apalagi gelagat Diana terlihat sombong dan angkuh. "Memangnya kenapa ibu mertua? Kau sangat tidak menyukaiku! Sepertinya saya telah berbuat kesalahannya begitu besar padamu. Padahal saya merasa tidak memiliki kesalahan apapun." Nyonya Atmaja tampak mendesis kesal mendengar ungkapan Diana. Dia maju mendekati wanita itu. "Kesalahanmu adalah sudah menggoda Putraku, sehingga dia salah jalan dan meninggalkan wanita baik seperti Rania! Padahal kau sama sekali tidak pantas untuknya. Tidak pantas menjadi menantu keluarga kami." Nyonya Atmaja menunjuk d**a Diana, dan wanita itu oleng ke belakang. "Ciihh!! Di matamu hanya ada Rania yang baik dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN