Rania langsung tampak gelisah saat mendengar pertanyaan Kai. "Ternyata benar dia tidak mengingat apapun." Rania bergumam seolah miris kepada dirinya sendiri. padahal kejadian semalam adalah yang pertama baginya, namun sayangnya pria yang sudah mengambil semuanya, tak mengingat apapun. "Kenapa diam? Aku bertanya padamu apa yang terjadi semalam? Karena jujur saja aku tidak mengingat apapun." Kai maju satu langkah, tatapannya tajam seakan hendak menelanjangi Rania yang baru saja mandi. Dan wanita itu hanya mengenakan kimono yang panjangnya di atas lutut. "Sa-ya, Saya juga tidak tahu tuan." Jawab Rania dengan suara serak, dia berusaha tak menatap mata Kai yang begitu tajam, bahkan tak berkedip. Jarak keduanya terasa semakin dekat hingga nafas Kai mampu menyapa wajah Rania. "Benarkah

