Siska langsung memasang wajah syoknya saat mendengar ucapan Diana. Wanita paruh baya itu pun langsung bangkit berdiri seketika. "Apa yang kau katakan Diana? Mana mungkin Kamu hamil?." Siska menggelengkan kepalanya dengan cepat. Sementara Diana terlihat mendesah kasar. "Tapi ini lebih bagus lagi, kamu tidak perlu capek-capek meyakinkan keluarga Atmaja Kalau sebentar lagi mereka akan memiliki cucu." Siska mengubah wajahnya seketika. Namun Diana malah memasang wajah gusar. "Tapi mah!! Ini bukan anak Rendy." Siska kembali melototkan matanya. Wanita paruh baya itu bangkit berdiri kembali. "Apa? Bukankah kamu hanya tidur dengan Rendy?." Siska melototkan matanya kepada Diana. "Ini, ini bukan anak Rendy mah!." Diana berucap dengan suara serak, dia tidak berani menatap wajah Siska. "

