Setelah melakukan olahraga ranjang yang menguras keringat serta tenaga. Rania tak bisa menolak keinginan Kai yang terus merayunya dengan berbagai macam cara. Setelah selesai membersihkan diri, dia berinisiatif untuk jalan-jalan di tepi pantai. Wanita itu memakai gaun terusan berwarna putih, rambutnya sengaja dibiarkan terurai hingga tertiup angin. Untuk beberapa saat lamanya, Kai menatap takjub istrinya itu. "Rania memang sangat cantik dan masih muda! Alangkah beruntungnya diriku karena berhasil memperistrinya." Gumam pria itu yang seakan baru tersadar memiliki istri yang secantik Rania. Dia menatap istrinya yang sengaja berjalan di pantai berpasir putih tanpa mengenakan alas kaki. Debur ombak yang berkejaran di tepi pantai, membasuh kaki wanita hamil itu. "Rania!! Rupanya dia ada d

