Part 10 Malapetaka

1283 Kata

-Author POV- Azka merasakan ada seseorang yang menepuk-nepuk pipinya pelan dan menggumamkan namanya berkali-kali, dengan berat hati Azka membuka matanya yang terasa berat karena kantuknya yang belum surut. "Ajaib sekali, dari tadi kita guncang-guncang tak juga bangun. Tapi begitu istrinya yang membangunkan langsung melek" cibiran itu terdengar dari mulut bawelnya Dani dan Azka hanya mendengus sebal mendengar cibiran rekan sekaligus sahabatnya itu. "Sudah-sudah sekarang ayo kita bersiap-siap untuk sholat magrib bersama-sama" instruksi Hamza membuayarkan tatapan saling mengatai antara Azka dan Dani tersebut. Tanpa banyak mulut Azka segera naik kekamarnya untuk mandi dan ambil wudhu diikuti oleh Kifa dibelakangnya, sedangkan Dani, Hamza dan Radit bergerak menuju kamar mandi yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN