Bukti Masih Perjaka

1424 Kata

"Apa kamu tak menjelaskannya pada Kalila?" tanya Biantara yang sudah seperti sahabat bagi anaknya sendiri. "Sudah, Pi. Mana bisa dia percaya semudah itu? Ck. Kami saja tak pernah dekat sebelum menikah." "Lagian kamu, suruh deketin perempuan malah kerja muluk. Sudah kaya kapitalis lupa diri." "Ck. Bukannya itu kemauan Papi?" "Heh! Papi lagi disalahkan." Biantara mencebik. "Kalau begitu kenapa tak minta tolong pada Nenek?" "Bagaimana ngomongnya? Nanti malah Kalila tanya, apa Dareen ngadu ke Nenek? Ah, gak gentle banget. Jatuhlah harga diriku Pi. Masa laki-laki suka ngadu. Lagian dia juga belum tentu percaya." "Ck. Rumit juga. Ya sudah kalau gitu, kamu harus buktikan. Apa kamu perlu bantuan Papi?" "Gak usahlah. Nanti juga bakal ke bukti semuanya." "Gimana caranya?" tanya Biantara pena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN