Menggenggam Kalila

1227 Kata

"Ada apa?" tanya Dewa yang sudah tak sabar. Setelah menyesap es latte di atas meja, Angga menyodorkan ponselnya dengan meletakkan di depan Dewa. "Apa ini?" Pria itu meraihnya dan melihat apa yang ada di sana. Keningnya berkerut kala melihat gambar-gambar para gadis. Dewa pun menggeleng. "Aku tak mengerti." "Kamu lihat ini." Angga menunjuk salah seorang gadis cantik yang menenteng tas braded dengan pakaian seksinya. "Oh, ya ini Qinara." Ucap Dewa kemudian. Baru sadar ada sosok sang istri di sana. "Hem. Ternyata adikku dan dia adalah teman satu semester. Mereka bahkan ada di room yang sama." "Ah, apa ini maksudmu bicara begini?" Dewa duduk tegak sambil menyilang tangan di d**a. Angga terlalu berbelit, ke sana ke mari, tak lekas memberi tahu ke intinya saja. "Jadi, Qinara ini memang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN