Sekarang , aku hanya bisa memandangmu tanpa bisa mengejar langkahmu ☆☆☆☆☆ "Ril," panggil Arsen pelan sambil duduk jongkok di depan kursi roda yang saat ini sedang menopang tubuh gue. Tangannya menyeka lembut airmata yang dikeluarkan di kedua pipi gue. "Suami lo harus tau soal ini!" Gue menggeleng pelan sebagai jawaban. Sambil terkekeh gue menjawab, "dia nikahin gue cuman mau manfaatin gue. Setelah tau kalo gue cacat, dia pasti gak bakalan mau sama gue lagi!" "Tapi setidaknya dia tau, Ril. Gimanapun juga dia suami lo ---" "Pergi, Sen!" potong gue cepat. "Kalo lo emang gak mau ada di samping gue, mendingan lo pergi jauh dari kehidupan gue. Gue gak butuh orang yang selalu nyudutin gue!" Arsen terdiam sesaat lalu Gerakan dipindahkan menggenggam jemari tangan gue. "Gue udah pernah sama s

