Louis menatap ke arah anjing – anjing ganas yang mengeram ke arahnya. Para anjing ganas itu melihat Louis sebagai sebuah mangsa empuk yang siap dia koyak hingga tubuhnya tak berdaya dan tewas. Dari atas, sang wanita dibalik hodie mulai meregangkan tubuhnya sambil melihat senang ke bawah melihat tontonan yang sangat mengasikan sekali untuknya. Sementara disamping tubuhnya, seorang wanita terikat tak berdaya masih tak sadarkan diri dikursi. Saat anjing mulai dilepaskan satu persatu, Louis langsung berlari ke arah dataran yang lebih tinggi didalam gedung dan mulai mencari tempat yang lebih tinggi untuk dia menyelamatkan dirinya. Dia terus berlari digedung tua, yang ternyata sangat begitu luas diluar perkiraannya. Nafasnya mulai ngos – ngosan saat sang anjing mulai mengejar dan diselingi oleh

