Sarah tetap tinggal di mansion milik Louis, itu adalah keputusan suaminya. Meski semua orang menentang, bahkan putranya sendiri Azka menentang keberadaan si ular betina. Silla mengandeng Azka untuk turun ke meja makan. Selama Silla dipojokan oleh Sarah, entah kenapa Azka lah yang membela Silla hingga Louis, Papahnya sendiri tidak bisa berkutik apapun. Sampai dimeja makan, Silla dan Azka berpapasan dengan Sarah dan tentu saja suaminya. Silla menyuruh Azka duduk sementara wanita itu ke dapur untuk menyiapkan makanannya. Azka menatap Sarah didepannya tidak suka. Lebih tidak suka saat tau, dia sebagai Tantenya tapi memiliki anak dengan Papahnya. "Azka, kamu lapar?" tanya Sarah perhatian. "Tidak," jawab Azka ketus. "Baiklah, jika kamu lapar bilang sama Tante ya.." "Tidak! Buat apa

