Chapter 37

1471 Kata

Langit mendung berwarna hitam pekat. Angin pun berhembus tidak ramah menggoyangkan pepohonan bergerak kesana kemari. Silla menatap keluar jendela dengan mengusap perutnya. Dia menatap nanar keluar, dia merasa bingung saat ini. Dia tidak tau harus bagaimana. Pikirannya terus saja membawa ke hal negatif mengenai suaminya. Saat pemikirannya terus berkelana, dia merasakan sesuatu diperutnya seolah menendang kuat. Dia meremas perutnya, doa merasa sakit sekali. Karena rasanya yang tak kunjung reda, tubuh wanita itu melorot ke bawah begitu saja. "Argh.. perutku.." Silla mengeram merasakan sesuatu hendak menerobos keluar dari perutnya. Dia melihat kakinya mengalir air yang membuatnya semakin menjadi panik. "Jangan bilang aku mau melahirkan.. Argh, perutku sakit argh.." Silla terus menahan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN