Kembali ke dalam keluarganya, membuat wanita itu sedikit tenang, setidaknya. Aegis dan juga Elden pun lega, mengetahui putrinya masih hidup sampai saat ini. Silla, wanita itu tertidur meringkuk dengan peluh yang menetes dalam tidurnya. Dia mengeram bergumam tidak jelas, membuat Aegis yang melihatnya menjadi khawatir. Aegis, menghapus peluh dengan tangannya dan mengelus surai putrinya menenangkannya, "Sts.. Tenang, kamu harus tidur dengan tenang sayang. Mamah disini.." Silla masih bergumam, "Jangan ambil putriku.. j-jangan eung.." Aegis meneteskan air matanya, dia sesak melihat putrinya walau dalam keadaan tidurpun, "Ya Allah, berikanlah putriku kekuatan.." Tak lama, Silla terbangun dari tidurnya. Dia terbangun dalam keadaan ngos - ngosan. Lalu, Aegis memberikan segelas air putih untu

