Chapter 48

1130 Kata

Semua saling tatap menatap satu sama lain, statement yang dikeluarkan oleh Azka, membuat Louis sedikit merasa Manti juga adalah Silla. Tapi, anehnya, itu tidak mungkin. Silla sudah lama meninggal, dia sendiri menyaksikan Silla meninggal didepan matanya. Louis menatap wanita didepannya, "Nggak mungkin wanita ini adalah Silla, karena Silla sudah meninggal, tidak mungkin," batin Louis. Manti yang ditatap oleh orang - orang sekeliling, menjadi kaku dan garuk - garuk kepalanya. "Mas... Mbak.. nama saya Sumanti Mantun, saya dari kampung, Solo. Saya memang item nggak cantik, nggak mungkin mirip sama almarhumah istrinya Tuan, nggak mungkin. Lagian, saya anaknya Bapak Harto sama Ibu Inem, ndak sama to nama Ibu Bapak kita?" ucap Manti dengan polosnya. "Manti, kamu kembali bekerja saja. Mungk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN