Chapter 25

2144 Kata

Mendengar isakan dari istrinya, Louis kemudian mendekat dan membawa wanita itu didekapannya. Bahu istrinya sudah bergetar, dia tau pasti wanita itu menangis. Kemudian, Louis mengelus punggung wanita itu yang bergetar. Dia mencoba membuat wanita menjadi tenang. Setelah pernafasan wanita itu mulai kembali normal, Louis melerai pelukannya dan mengelus surai rambut wanita itu. Tangannya menyentuh dagunya dan membawa wanita itu untuk menatapnya. Mata sembabnya menatap Louis dengan sendu. Kemudian pria itu menghapus bekas air mata yang jatuh dipipinya. "Kenapa kamu menangis Silla?" tanya Louis lembut. Mendengar Louis bertanya, wanita itu malah terisak kembali. Dia mulai sesegukan sambil menatap pria itu. "Hikss.. hiks.. aku sedih Pak.. hikss.." "Kamu sedih kenapa? Coba jelaskan kepada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN