Pagi hari yang cerah, Zalina sudah berada di kantor untuk melakukan pertemuan dengan suaminya. David sudah berjanji akan datang ke kantor untuk membantu dirinya. Jadi sekarang dia bersyukur, terlebih ayahnya juga akan datang ke sini juga. "Makanya jangan gengsi lagi, David akhirnya datang untuk membantu kamu kan?" ujar Ziva yang kini senang kepada Zalina. Akhirnya wanita itu menurunkan egonya. Ziva memang tahu selama ini Zalina selalu mementingkan egonya sendi kalau berhubungan dengan David. "Iya, aku tidak gengsi lagi kepadanya setelah mengetahui fakta yang sebenarnya tentang anak Vivian yang ternyata bukan anak kandung dari David," ujar Zalina membuat Ziva kini melirik kearah wanita itu. "Kamu sedang becanda bukan? Bagaimana bisa?" tanya Ziva yang kini merasa penasaran dengan teman

