60. Urusan Yang Bikin Repot

3464 Kata

Tapi lalu ada moment suamiku mendadak diam. Aku sampai tidak berani bercanda. “Om sakit?” tanyaku saat kami sarapan. Dia menggeleng lalu tetap makan. “Sayang…ngomong dong…” rayuku sambil meremas tangannya. Dia tersenyum sedikit. Kalo gak mode suntuk dan pendiam, pasti dia sudah tertawa senang, aku panggil sayang lalu sibuk mencuri cium pipiku sampai aku ngomel. “Aku gak apa Neng, gak sakit juga. Udah habisin sarapanmu, nanti malah kamu yang sakit” jawabnya lalu menghindari tatapanku. “Masalah sama kerjaan kamu ya?” tanyaku berusaha sekali menghindari kata om. Dia menggeleng lagi. “Udah ah, jangan mikir macam macam kamunya. Aku lebih suka kamu yang cerewet” jawabnya. Aku jadi menatapnya lekat. “I’m fine Neng!!. Gak usah khawatir” jawabnya pada tatapanku. Aku menghela nafas. “Ce

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN