Cinta Sejati Adrian - 37

1979 Kata

Rea sudah berada di kamarnya sendiri. Tentu saja kamar yang dimaksud adalah kamar di kediaman keluarga Rea. Tidak mungkin ia meminta Vino untuk mengantarnya ke rumah Adrian. "Istirahatlah..." kata Vino sembari menyelimuti Rea. Rea mengangguk pelan. "Maaf aku tidak bisa menemanimu, aku harus kembali ke kantor. Sejak kemarin siang, Daddy menyuruhku untuk selalu berada di kantor. Aku jadi tidak bisa bermain-main lagi. Tapi aku pasti akan menemanimu menghadiri sidang perceraian itu nanti." Rea kembali mengangguk. Ia justru ingin Vino cepat-cepat pergi dari hadapannya. "Kalau begitu...aku pergi sekarang..." Vino mengusap rambut Rea lembut. "Ya, pergilah..." Rea benar-benar ingin Vino cepat pergi. Setelah kepergian Vino, Rea sudah tidak bisa lagi menahan perasaannya. Ia membiarkan airmata ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN