Chika masih setia menunggu Raka menjemputnya di kafe. Dia sampai membeli minuman lagi karena pemuda terlalu lama datang. Kendati begitu, Chika memakluminya karena saat menghubungi Raka tadi, pemuda itu memang belum selesai mengajar les privat. Chika berpikir kalau mungkin sebentar lagi Raka akan datang, mengingat jarak rumah anak les katanya lumayan dekat dengan kafe. Chika cukup tahu diri untuk tidak mendesak Raka agar segera datang. Raka belum juga datang, tapi hujan mulai reda. Chika yang melihat langit perlahan cerah pun terkekeh sumbang. "Takdir macam apa ini? Gue minta dijemput Raka karena hujan dan nggak bakal ada ojek yang take orderan gue, terus sekarang Raka belum datang, tapi hujannya udah reda duluan." Tepat setelah bicara begitu, seseorang menghentikan motornya di depan kaf

