Raka membawa Chika ke sebuah area pemakaman yang letaknya tidak jauh dari rumah Opa. Keduanya berjalan beriringan menuju dua buah nisan yang digadang-gadang sebagai makam kedua orang tua Raka. Sesampainya di tempat kedua nisan tersebut berada, Raka melepaskan tangan Chika sejenak demi berjongkok di dekat tempat peristirahatan terakhir mama dan papanya. Membersihkan daun-daun kering yang berjatuhan di atas nisan, sekaligus mengusapnya sebagai tanda sayang. Senyum sendu terpatri di wajahnya ketika berujar, "Ma, Pa, Raka datang nih sama Chika. Maaf ya, Raka baru bisa berkunjung sekarang, itu pun karena Chika yang minta." Lantas, pemuda itu menoleh pada Chika yang rupanya menatapnya sambil berkaca-kaca. Raka tersenyum sambil mengulurkan tangan sebagai tanda agar Chika mendekat. Chika raih ta

