Seorang anak melangkah cepat begitu ia melihat satu per satu orang keluar dari aula. Anak itu seperti tak sabar lagi untuk berjumpa dengan seseorang yang sangat ia rindukan padahal hanya beberapa jam mereka terpisah. "Sabar, Nak, sebentar lagi Ummi keluar!" "Ummi ... Ummi!" pekik anak itu. Langkah kaki kecilnya semakin cepat agar ia segera merengkuh sosok malaikat yang selama ini selalu ia peluk. "Ummi!" Merasa terpanggil, seorang wanita berjilbab merah dengan riasan tipis di wajahnya serta toga yang ia pakai berbalik ke belakang. Seketika matanya berbinar lalu menoleh sebentar pada lawan bicaranya untuk pamit agar ia segera menghampiri anak itu. "Kenapa langsung ke sini, Nak? Nenek mana?" tanyanya. Anak itu menunjuk ke arah kiri di mana sang nenek melambaikan tangannya seraya terse

