Meraki

3354 Kata

“Pacar kamu mana?” Sedikit menghindar, aku biarkan Bhisma diajak mengobrol dengan teman-teman orangtuanya di pesta orang-orang prestisius itu. Aku tak pernah nyaman berada di lingkungan seperti ini. Pada dasarnya, aku tidak bisa memosisikan diriku di antara mereka. Bahkan membayangkan berpenampilan layaknya seorang aristokrat bergelimangan harta saja aku tak pernah bisa. Keluarga dari Bunda tak pernah bersentuhan dengan hal-hal macam ini. Pun, ‘Papa’ Damar juga tak pernah memiliki keluarga prestisius yang menghambur-hamburkan uang demi pesta tak bermakna. Kalau Papaku sendiri, ia bahkan membenci segala jenis pesta, kecuali bila itu adalah pesta musik klasik yang membangkitkan semangat Beethoven atau Mozart ke dalam orkestra besar yang megah. Pesta musik lebih berguna daripada pesta presti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN