bab 58

1360 Kata

Adi terdiam, setelah mendengar pertanyaan tentang bisa tidak jadi yang terakhir untuk gadis itu yang saat ini tengah menjadi kekasihnya. "Gak bisa." Mala membisu di tempat. Bayangkan saja, dirimu sudah ingin beromantis ria ditemani dengan tahu isi Sumedang dengan kuah cuko. Mendengar pernyataan Adi barusan, tentunya bertanya tanya kenapa tidak bisa? Apa pemuda itu hanya berniat main main saja dengan nya? "Kok gak bisa?" Sungut Mala kesal, hell! Dia sudah menjadikan Adi sebagai yang terakhir, tapi kalau Adi tidak mana mungkin bisa, Bambang! "Yah gak bisa, semisal aku mati besok, kamu pasti dapat yang lain dan aku gak terakhir buat kamu." "ALLAHUAKBAR, YAH GAK GITU JUGA KONSEP NYA BAMBANG!" Teriak Kemala kepalang kesal tanpa peduli jika jika wawaknya terkejut di dapur sana. Ia me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN