CHAPTER 65

1600 Kata

Sebagai cucu tertua di keluarga Erlangga, Rangga diundang untuk makan malam di sana bersama kakek, nenek, paman, bibi, dan juga sepupu- sepupunya yang berusia tak berbeda jauh darinya. Undangan pertama yang ia terima setelah sebelumnya ia sering menolak, namun karena sebentar lagi akan berangkat ke kosan, maka ia coba menyempatkan diri untuk datang. Ia memakai pakaian formal yang tidak terlalu kaku seperti acara Clarity, ini hanya dinner sebagai seorang keluarga kandungnya saja. Agaknya keluarganya ini sedikit berlebihan dengan mengirimkan sebuah limosi ke alamat rumahnya untuk menjemputnya. "Seharusnya gak perlu segininya juga, padahal bisa naik motor sendiri," gumamnya saat duduk manis di dalam limosi, ia mengecek jam di ponsel. Sebentar lagi acara makan malam akan dimulai dan ia masi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN