Entah kenapa Gibran merasa dirinya belum lelah sama sekali. Padahal sejak tadi dia bahkan belum pulang ke rumah setelah dari bandara, dia makan siang bersama dengan Atala dan Adi, setelahnya kembali mengantarkan Atala ke kantor. Saat Adi bilang dirinya ada jadwal bimbingan dengan dosen, Gibran malah meminta lelaki itu untuk membawa saja mobilnya dan mengantarkan Gibran ke sebuah mall. Karena niatnya Gibran ingin menghabiskan waktu dengan berkeliling, mencari cemilan atau es kirim atau mencari pakaian untuk nya. Sekalian dia ingin berbelanja keperluannya untuk di rumah. Walaupun awalnya Adi menolak membawa mobilnya, namun berkat semua bujukan dari Gibran, mahasiswa itu akhirnya mau juga membawa mobil Gibran. Memutari seisi mall dengan semangat, Gibran sudah dua kali masuk ke dalam outlet

