Sudah disuruh pulang pun, Gibran tetap menolak untuk pulang. Apalagi dirinya memang berniat untuk menjenguk Atala sehingga rasanya dia tidak akan tenang selama belum memastikan Atala baik-baik saja, dalam hal kali ini adalah dengan melihat Atala terbangun dari tidurnya dan membalas semua pertanyaanya. Bahkan kini di ruang rawat VIP itu sudah bertambah orang yang menghuni, sesaat lalu Dheo yang bilang ada perlu dengan dirinya langsung Gibran suruh datang ke rumah sakit dan berakhir bertahan dalam ruangan itu sampai sekarang. "Saya belikan makanan mau?" tawar Dheo. Gibran yang sedang membaca berkas yangsesaat lalu dibawakan oleh Dheo, mendongak dan menatap ke arah Pelita yang masih duduk di samping ranjang rawat Atala. "Mau, Pel?" tanya Gibran. Gadis itu menggeleng, lalu malah menoleh

