BAB 3. SEMANGAT HIDUP

1691 Kata

    Vern dan Jeffery duduk di kursi bandara. Mereka menunggu Jack Williams datang. Vern dapat melihat dengan jelas Jeffery sedang berpikir berat. Raut wajahnya terlihat cemas. Dia merasa lega bisa membuat Jeffery ikut walaupun harus susah payah membujuk dan membuat kesepakatan. Vern sama sekali tidak menyangka jika permintaan Jeffery menyadap sesi terapi Sofia. Akhirnya dia meng-iya-kan meski dengan berat hati.  Sebenarnya apapun syarat dari Jeffery Vern akan tetap menyanggupinya. Apa pun itu, asalkan si Beruang Kutub mau bergabung. Dia merasa sedih melihat Jeffery hancur. Ditambah lagi pengangguran. Tentu saja semakin memperburuk keadaan.  Jeffery terlihat tidak terlalu peduli tentang skorsing ini. Bahkan dia berani mengambil resiko disuntik mati jika misi mereka gagal karena jati dirin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN