BAB 5. FEEL SO HIGH

2669 Kata

Tubuh Vern gemetar saat melihat Aroon menatapnya penuh minat.   “Kau tidak apa-apa?” Aroon tersenyum manis. Di mata Vern senyuman itu sangat menakutkan. Tubuhnya bergidik geli.   “Aku baik-baik saja,” ucap Vern gugup.   Dia berjalan beberapa langkah.   “Hei, mau kemana? Aroon menarik pergelangan tangan Vern, “duduklah. Aku yang traktir.”   “A-aku harus pergi,” Vern tergagap. Dia membetulkan letak kacamatanya.   Aroon mengambil kursi yang tadi jatuh bersama dirinya ke lantai. Dia mendirikan kursi itu lalu memberikannya untuk Vern, “Duduklah,” ucap Aroon di telinga Vern dengan nada menggoda.   Vern menjauhkan wajah, telinganya terasa geli dalam arti kata yang sebenarnya saat mendengar bisikan Aroon.    “My Lord, please save Me,” ucap Vern sambil memejamkan mata, “kirimkan mal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN