#ISTRI_CERDAS #21 Aku telah berdebat dengan diriku sendiri semenjak mengetahui Mas Irwan telah mendua. Hingga akhirnya aku benar-benar tak akan pernah bisa berdamai dengan perasaan sakit itu. Setelah ia membohongi dan menghianati pernikahan kami, tidak akan mudah bagi dia untuk meyakinkan aku kembali dengan ucapan maaf. Bahkan, saat ia berusaha menunjukan penyesalan sekalipun. Ketika aku melihat bulir bening menetes dari mata mungil putriku, saat itulah aku merasa bahwa mungkin aku terlalu egois. Hanya saja, aku tidak harus kembali dan memaafkan Mas Irwan untuk menebus kesalahanku pada Laura. Suatu saat, ia akan mengerti bagaimana aku telah berusaha keras untuk menutupi luka di dalam hati ini. Bagiku, cukup aku yang menjadi korban sebuah penghianatan. Jangan dia atau orang-orang yang

