Kehilangan

1000 Kata

#10 #Irwan "Saya memberikan kamu kesempatan untuk mengundurkan diri dari perusahaan ini!" Aku terkejut saat tiba-tiba atasanku menelpon dan memberikan keterangan bahwa aku harus memberikan surat pengunduran diri hari itu juga. Padahal, aku masih dalam keadaan babak belur dari rumah orangtua Meylani. Belum juga aku sampai di rumah, masih di perjalanan. Akan tetapi, sebuah telepon itu membuatku terkejut. "Tapi, apa alasannya? Bukankah perkembangan perusahaan kita bagus?" protesku. "Kamu masih tanya apa alasannya? Bukankah jelas kamu melanggar peraturan perusahaan untuk tidak memiliki istri lebih dari satu?" ungkap Pak Adipati, atasanku. "Semua aku lakukan untuk perusahaan, Pak!" Nadaku sedikit meninggi, aku benar-benar tidak terima jika aku harus keluar dari perusahaan itu. "Wan,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN