Kabar baik

308 Kata
Seorang cowok sedang tidur dibawah pohon besar belakang sekolah dikarenakan males mengikuti pelajaran kimia yang membuatnya seperti orang bodoh. Cowok itu sedang bermimpi indah memimpikan sang pujaan hati membalas rasanya yang telah lama dia miliki, saat sedang enak-enaknya mimpi indah tida-tiba. 'Dukh' Tubuhnya jatuh ketanah dengan bibirnya mencium tanah, dengan wajah memerah cowok itu melihat siapa pelaku yang berani mangangunya. Bobby teman masa kecilnya hanya tersenyum bodoh. "Rav kenapa lo tidur disini?" "Mau nunguin mbak kunti, biar gua bisa nanya dia gimana caranya dapatin rea" "Gak usah halu lo, dia udah punya pacar" "Selama jalur kuning belum melengkung gua gak akan berhenti berjuang MERDEKA" teriak airav dan membuat bobby menutup wajahnya malu karena memiliki teman seperti airav. "Rav ke RSJ yuk kasihan gua sama lu" mendengar kata autis dari bobby, airav langsung menatap tajam bobby. 'Sabar rav orang sabar disayang rea' batin airav. "RAV GAWAT RAV GAWAT" sebuah teriakan seseorang mambuat airav dan bobby berlari ditempat dengan wajah bingung dan panik hingga tubuh mereka berdua bertabrakan dan membuat mereka berdua mencium tanah. Seseorang yang berteriak datang dengan wajah panik "RAV GAWAT REA RAV" mendengar nama sang pujaan hati airav langsung bangkit dan menghampiri pemilik suara. "REA KENAPA? DIA SUKA SAMA GUA? ATAU DIA PUTUS SAMA SI MONYET? WOY SUAMI KEKEY BEBEB GUA KENAPA?" Airav menguncang bahu sang pemilik suara, dan membuat bobby yang tadi mencium tanah mengendus kesal. "Rea kenapa ken?" Bobby menghampiri mereka. "WOY ANJING JAWAB REA KENAPA" teriak airav kekuping kenzo. Kenzo mengusap kupingnya dengan kasar takut nanti kupingnya kena masalah gara-gara teriakan airav. "Itu si rea sama leon lagi berantem keknya bentar lagi putus" mendengar ucapan kenzo, wajah airav langsung cerah tak lupa senyum manisnya. "MAMI ANAKMU BENTAR LAGI GAK JOMBLO YUHU NENG REA BABANG AIRAV DATANG" airav berlari dan berteriak seperti orang gila membuat kenzo dan bobby malu mengakuinya sebagai sahabat.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN