Sehari setelah acara walimahan Mas Teguh dan Mbak Aliyah Aku harus kembali ke desa Mekarwangi, cihurip garut untuk kembali mengikuti KKN. Selesai sarapan Aku bersiap-siap untuk berangkat, untuk kali ini Aku diantar oleh Bang Arif dan Mas Roy menuju stasiun. “Dek, sepatu sih dedek gak lupa kamu bawakan?” tanya Mama untuk mengingatkanku Malam itu Tante Ratih dan Bang Adam pamit pulang ke Bandung selesai makan malam. Setelah dedek embem bangun dari tidurnya. Ketika Tante Ratih telah pamit pulang, Aku masuk ke kamarku, dan Aku dapati sepatu dedek embem tinggal di kamarku. Karena itu, pagi ini Mama meminta tolong kepadaku sebelum Aku ke garut, mampir sebentar ke rumah Tante Ratih yang berada di Jl. Ir. H. Djuanda, yang membutuhkan waktu 6 menit dari kampus dengan angkutan umum. “Udah Ma,

