-*-*-*- “Itu Jian?” tanya Kenan tanpa mengalihkan pandangan. Kenan melihat seorang pengantin wanita dengan gaun putih cantik juga elegan tengah berdiri bersiap masuk kedalam ruang utama katedral. Dibelakang pengantin itu terdapat beberapa orang pengiring dan segala macamnya yang menjadi pemeran lain dalam jalannya pernikahan. Kenan melihat Gianna disana, membawa kotak cincin dengan berhiaskan bunga mawar putih, kain beludru sebagai penjepitnya, dan penutupnya yang terbuat dari kaca jernih. Gianna terlihat begitu menawan dan tentunya cantik dengan rambut yang di urai dan tata setengah diikat dengan bunga palsu sebagai aksesorinya. Belum lagi gaun ungu muda yang bagian atasnya menggunakan ikatan dari kain tile yang melilit tubuh dan leher Gianna dan hanya terikat pada satu sisi, yaitu ba

