Mari berkisah pada zaman Sakha kelas 2 SD dan Naya baru lancar berjalan. Hari itu ... "Abang, dituntun dong Naya-nya!" tegur Rahee. Sebab bocah yang baru tumbuh gigi atas dan bawah masing-masing dua itu, Naya, selalu ikut ke mana Sakha pergi saat dilihatnya. Iya, kalau ada Sakha, Naya ngintil di belakang bersama buntalan popoknya. "Abwang!" Begitu kira-kira bunyinya saat Sakha sengaja lari menjauh demi menghindari putri tetangga. Jadi, hari ini Sakha mau main dengan komplotan Bang Gio yang nyamper dan ngajak ke rumah utama. Tapi saat itu, ada Naya yang sedang main masak-masakan bersama Alifia dan Gina di halaman rumah Ibu Hana. Naya melihat Sakha. Detik itulah bocah berpopok tersebut bilang, "Ikuuuuuut!" Dengan logat seusianya. Sakha kabur. Pokoknya nggak mau diikuti sama Na

