BBS 13

828 Kata

Sementara itu Arini merasa begitu sakit hati karena kembali lagi pria yang dicintainya memilih perempuan lain, terlebih perempuan tersebut hanyalah seorang pengasuh yang dalam pandangannya tak ada apa-apanya. Duduk seorang diri di club malam Arini menumpahkan kekecewaannya dengan menghabiskan malam ditempat itu sambil menenggak minuman beralkohol, dan entah sudah gelas ke berapa yang saat ini di tenggaknya. "Mending lo pulang deh Rin, gue antar ya" ucap Lena temannya. "Gak, gue gak mau. Sana lo pergi" usir Arini dengan suaranya yang terdengar sudah sangat teler. "Ngapain sih lo mabuk-mabukan kaya gini Rin? gak ada gunanya tau gak. Lo mabuk apa tuh cowok bakalan iba sama lo? enggakkan, dia bahkan gak peduli sama lo. Lo mabuk seperti ini semakin membuat dia gak menyukai lo, bukannya lo t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN