Jantung Lifia berdetak dengan kencang, karena Defran mengatakan keinginannya langsung yang ingin segera memilikinya dan ia menghela napasnya. Lifia sangat malu jika nanti semua keluarganya akan menggodanya tentang hal ini. Saat ini jam menujukkan pukul dua belas malam dan para keluarganya masih berbincang diluar, sedangkan ia saat ini memilih segera membersihkan makeupnya dan setelah itu mandi. Lifia baru saja selesai mandi dan ia melangkahkan kakinya keluar dari kamar mandi dengan memakai baju tidurnya. Ia melihat sosok Defran sedang duduk disofa, sambil memainkan ponsel dan itu membuat jantungnya kembali berdetak dengan kencang. Bukan pertama kalinya ia tidur bersama Defran Satyas dalam artian hanya tidur dan tidak melakukan apa-apa, namun malam ini sepertinya ia tidak akan bisa menola

