Audy masih memeluk erat Gilang yang mengendarai motornya. Mereka sudah memasuki kawasan parkiran SMA Pelita Bangsa dan menjadi pusat perhatian. Lagi. Bagaimana tidak? Dua-duanya memakai helm merah dan jaket kulit merah di atas motor Ducati yang juga berwarna merah. Tentu saja semua mata akan tertuju pada mereka. Motor perlahan berhenti. Gilang mematikan mesinnya. Namun ia urung untuk bergerak karena Audy masih memeluknya dengan sangat erat. Membuat dirinya tersenyum sendiri, menikmati sensasi dipeluk cewek imut di atas motor. Kapan lagi? Selama ini ia hanya menaiki motor sendiri. Yang sering menumpang hanyalah Andra atau Mikael saja. Jika mereka mulai jahil dan memeluknya dengan erat seperti yang dilakukan Audy sekarang, Gilang pasti akan mengamuk dan meneriakkan berbagai sumpah serap

