NINE

1839 Kata

Siswa kelas sepuluh silih berganti lalu-lalang dengan kepala menunduk di hadapan Gilang. Sudah hampir sebelas menit ia berdiri bersandar pada salah satu loker, menunggu pinky-nya. Menjadi pusat perhatian? Tentu saja. Bagaimana tidak? Dialah satu-satunya senior yang berdiri di koridor khusus siswa baru. Ditambah fakta bahwa Gilang adalah seorang alpha di SMA Pelita Bangsa, siapa yang tak heran melihatnya berdiri di sana? Gilang mengalihkan pandangan matanya dari layar ponsel saat mendapat firasat bahwa Si Pinky sudah tiba. Benar. Ia melihat cewek itu berdiri kaku di sana. Melihat ekspresi yang ditampilkan oleh gadis itu, Gilang tak mampu menahan seringainya. Ada sesuatu yang menghangatkan dadanya dan membuat aliran darahnya terpompa lebih cepat. Sesuatu yang asing. "Pinky," panggilnya. G

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN